Kembali ke halaman berita
Berita

BERPARTISIPASI DALAM SDGs 4, 8, 11: MAHASISWA KKN UNIVERSITAS DIPONEGORO AJARKAN METODE SMART SPENDING GUNA TINGKATKAN POTENSI SISWA SMP NEGERI 3 DESA CUKILAN

Penanggung Jawab: Kepala Desa · Editor: Sekretaris Desa · 18 Agustus 2026, 19:46 WIB · 3 menit baca
Bagikan: WhatsApp X (Twitter)
Pemaparan dan Sosialisasi Smart Spending (Sumber : Dokumentasi Pribadi)

Suruh, 13 Agustus 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Tim 80 Universitas Diponegoro (UNDIP) melaksanakan program kerja Sosialisasi dan Edukasi Smart Spending bagi siswa-siswi SMP Negeri 3 Suruh, Desa Cukilan, Kecamatan Suruh. Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis, 6 Agustus 2026, tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai pengelolaan keuangan sederhana sejak dini.

Program ini diinisiasi sebagai bentuk edukasi literasi keuangan yang disesuaikan dengan kehidupan sehari-hari siswa. Melalui konsep smart spending, siswa diperkenalkan pada cara membedakan antara kebutuhan dan keinginan, menentukan prioritas pengeluaran, serta melakukan pencatatan sederhana terhadap uang yang diterima dan digunakan.

Febiesta Debora Silaen, Mahasiswa KKN UNDIP, selaku penginisiasi program menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang agar memberikan kesadaran keuangan bagi para pelajar terutama dalam pengelolaan uang jajan yang diterima. " Melalui adanya Program Makan Bergizi Gratis yang disediakan oleh pemerintah, siswa dapat memiliki kesempatan untuk mengalokasikan sebagian uang jajannya untuk kebutuhan lain maupun meningkatkan jumlah tabungan. Namun, keterbatasan pengetahuan mengenai pengelolaan keuangan sering kali menjadi kendala. Karena itu, melalui program Smart Spending, kami mengajarkan siswa melakukan pencatatan sederhana agar mereka dapat mengetahui ke mana uang mereka digunakan,” ujarnya saat diwawancarai di sela-sela kegiatan.

Pelaksanaan kegiatan diawali dengan penyampaian materi secara interaktif mengenai konsep smart spending. Materi kemudian dilanjutkan dengan latihan membedakan kebutuhan dan keinginan serta simulasi pengelolaan uang saku. Untuk mengukur pemahaman siswa, mahasiswa KKN juga membagikan lembar kerja yang dapat dikerjakan secara langsung berdasarkan kondisi keuangan sederhana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari mereka.

Program ini sejalan dengan tujuan  Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Quality Education (Pendidikan Berkualitas) menjamin kualitas pendidikan yang inklusif dan merata serta mempromosikan kesempatan belajar seumur hidup untuk semua orang, SDG 8: Decent Work and Economic Growth (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) yaitu mempromosikan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, inklusif dan berkelanjutan, kesempatan kerja penuh dan produktif, serta pekerjaan yang layak untuk semua, serta SDG 11: Sustainable Cities and Communities (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan) melalui upaya menciptakan lingkungan permukiman yang bersih dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa Fakultas Ekonomika dan Bisnis UNDIP tidak hanya mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan, tetapi juga berupaya memberikan pengetahuan yang aplikatif kepada masyarakat. Edukasi pengelolaan keuangan sejak usia sekolah diharapkan dapat membentuk kebiasaan finansial yang lebih bijak sehingga siswa mampu membedakan kebutuhan dan keinginan, menyusun prioritas pengeluaran, serta membangun kebiasaan menabung.

Program ini menjadi salah satu langkah kecil mahasiswa KKN-T Tim 80 UNDIP dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di Desa Cukilan sekaligus mendukung terwujudnya masyarakat yang lebih cakap secara ekonomi dan berkelanjutan.