Kembali ke halaman berita
Berita

Edukasi Pengelolaan Limbah Peternakan untuk Mendukung Implementasi Sistem Pengelolaan Sampah Organik

Penanggung Jawab: Kepala Desa · Editor: Sekretaris Desa · 18 Agustus 2026, 19:35 WIB · 3 menit baca
Bagikan: WhatsApp X (Twitter)

Dalam rangka pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Diponegoro, Fazzle Irtiza Nauval Basuki dengan NIM 23010123140207 melaksanakan program kerja bertajuk “Edukasi Pengelolaan Limbah Peternakan untuk Mendukung Implementasi Sistem Pengelolaan Sampah Organik”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 14 Agustus 2026 bertempat di Balai Desa Cukilan, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya peternak, mengenai pentingnya pengelolaan limbah peternakan yang baik sebagai upaya mengurangi pencemaran lingkungan serta mendukung implementasi sistem pengelolaan sampah organik di Desa Cukilan.

Kegiatan dilakukan melalui penyusunan media edukasi berupa poster pengelolaan limbah peternakan yang berisi informasi mengenai jenis limbah peternakan, dampak limbah yang tidak dikelola dengan baik, serta pentingnya penerapan pengelolaan limbah yang tepat. Poster edukasi tersebut kemudian diserahkan secara langsung kepada Kepala Desa Cukilan setelah dilakukan penjelasan mengenai isi, tujuan, serta poin-poin penting yang terdapat dalam poster. Penyerahan media edukasi ini diharapkan dapat menjadi sarana informasi yang dapat dimanfaatkan oleh pemerintah desa dalam mendukung peningkatan kesadaran masyarakat terkait pengelolaan limbah peternakan.

Penyerahan Poster Edukasi Pengelolaan Limbah Peternakan untuk Mendukung Implementasi Sistem Pengelolaan Sampah Organik Desa Cukilan, Kecamatan suruh, Kabupaten Semarang. (Sumber: Dokumentasi Pribadi)

Pelaksanaan kegiatan memperoleh respons yang baik dari pihak desa. Melalui kegiatan edukasi ini, masyarakat, khususnya peternak, memperoleh pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan limbah peternakan yang baik untuk mengurangi pencemaran lingkungan serta mendukung sistem pengelolaan sampah organik di Desa Cukilan. Selain itu, poster yang telah diberikan diharapkan dapat menjadi media edukasi yang dapat digunakan kembali untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat secara lebih luas.

Dalam pelaksanaan kegiatan terdapat beberapa hambatan, yaitu keterbatasan waktu pelaksanaan yang menyebabkan penyampaian materi dan sesi diskusi belum dapat dilakukan secara mendalam. Selain itu, tidak seluruh peternak dapat hadir secara langsung sehingga penyampaian informasi belum menjangkau seluruh sasaran secara optimal. Meskipun demikian, kegiatan ini tetap memberikan manfaat dalam meningkatkan perhatian terhadap pentingnya pengelolaan limbah peternakan sebagai bagian dari upaya menjaga lingkungan desa.

Melalui program ini, diharapkan masyarakat Desa Cukilan, khususnya peternak, dapat semakin memahami pentingnya pengelolaan limbah peternakan yang ramah lingkungan serta mendukung terciptanya sistem pengelolaan sampah organik yang berkelanjutan.