Kabupaten Semarang, 14 Agustus 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Tim 80 dari Universitas Diponegoro, Kayis Hilmi Farih, melalui program kerja “Digitalisasi Arsip dan Dokumen Administrasi Kelembagaan Bank Sampah Desa Cukilan” membangun sistem pengarsipan digital di Balai Desa Cukilan, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, pada Jumat, 14 Agustus 2026. Program ini dilakukan untuk membantu pengurus Bank Sampah dalam menata dan menyimpan dokumen secara lebih sistematis melalui Google Drive dan Google Spreadsheet, sehingga arsip dapat terdokumentasi dan lebih mudah ditemukan saat dibutuhkan. Program ini turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) poin 9, yaitu Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, melalui penerapan inovasi digital dalam pengelolaan administrasi dan arsip kelembagaan Bank Sampah.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai respons terhadap kondisi sebagian dokumen administrasi Bank Sampah yang masih berbentuk fisik dan belum tertata secara sistematis. Kondisi tersebut dapat menyulitkan proses pencarian serta pengelolaan dokumen ketika diperlukan. Melalui program ini, pengurus Bank Sampah diarahkan untuk mulai menggunakan sistem arsip digital dengan struktur penyimpanan yang lebih terorganisir.
Proses digitalisasi dilakukan dengan menyusun struktur folder pada Google Drive untuk mengelompokkan dokumen sesuai kebutuhan administrasi. Dokumen yang tersedia kemudian dipindai dan disimpan dalam bentuk digital. Setiap dokumen juga dilengkapi indeks melalui Google Spreadsheet agar pengurus dapat melakukan pencarian arsip dengan lebih mudah tanpa harus memeriksa dokumen fisik satu per satu.
Dalam pelaksanaannya, digitalisasi arsip tidak hanya berfokus pada pemindahan dokumen dari bentuk fisik ke bentuk digital, tetapi juga pada penyusunan sistem penyimpanan yang dapat digunakan secara berkelanjutan. Pengurus Bank Sampah masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan sistem pengarsipan digital yang baru diterapkan. Oleh karena itu, penggunaan dan pembaruan arsip secara berkala menjadi bagian penting dalam keberlanjutan program.
Hasil kegiatan berupa sistem arsip digital melalui Google Drive yang dilengkapi struktur folder serta indeks dokumen menggunakan Google Spreadsheet. Digitalisasi ini diharapkan dapat membantu pengurus Bank Sampah Desa Cukilan menyimpan, mengelola, dan menemukan dokumen administrasi dengan lebih mudah. Proses digitalisasi juga akan dilanjutkan hingga seluruh arsip penting terdokumentasi secara digital dan dapat diperbarui secara berkala.
Program ini menjadi salah satu langkah awal dalam mendukung pengelolaan administrasi Bank Sampah yang lebih tertata melalui pemanfaatan teknologi digital. Dengan adanya sistem arsip digital, dokumen kelembagaan dapat tersimpan lebih terorganisir dan menjadi referensi bagi pengurus dalam menjalankan kegiatan Bank Sampah Desa Cukilan secara berkelanjutan.