Kembali ke halaman berita
Berita

Mahasiswa KKN-T 80 UNDIP Pengolahan Jerami Padi Menjadi Pakan Awetan

Penanggung Jawab: Kepala Desa · Editor: Sekretaris Desa · 20 Agustus 2026, 15:17 WIB · 2 menit baca
Bagikan: WhatsApp X (Twitter)

Demonstrasi pembuatan silase dari jerami padi (Sumber: Dokumentasi Pribadi)

Kabupaten Semarang, 7 Agustus 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Tim 80 dari Universitas Diponegoro, Malik Shofil Wissama (23010123140304), melaksanakan program “Demonstrasi Pembuatan Pakan Awetan/Silase dari Limbah Pertanian Organik” di Joglo Banjaran Gunung, Desa Cukilan, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, pada Jumat, 7 Agustus 2026. Program ini ditujukan kepada masyarakat, khususnya peternak, untuk memperkenalkan pemanfaatan jerami padi sebagai pakan awetan atau silase yang dapat membantu menyediakan pakan ternak ketika bahan pakan segar sulit diperoleh. Program ini turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) poin 12, yaitu Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, melalui pemanfaatan limbah pertanian organik menjadi produk yang memiliki nilai guna.

Pemanfaatan limbah pertanian menjadi pakan menjadi salah satu hal yang diperkenalkan dalam kegiatan ini. Jerami padi yang selama ini menjadi limbah pertanian dapat diolah menjadi pakan awetan sehingga memiliki manfaat lebih bagi peternak. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diperkenalkan pada teknik pengolahan dan pengawetan pakan yang dapat diterapkan sebagai salah satu alternatif penyediaan pakan ternak. 

Kegiatan dilakukan melalui demonstrasi pembuatan silase berbahan dasar jerami padi. Proses demonstrasi memberikan gambaran kepada peternak mengenai pengolahan limbah pertanian organik hingga menjadi pakan awetan. Selain menambah pengetahuan, kegiatan ini juga memberikan pengalaman praktis agar masyarakat dapat memahami pemanfaatan jerami sebagai bahan pakan ternak.

Hasil kegiatan berupa produk pakan awetan atau silase berbahan dasar jerami padi yang telah melalui proses pengolahan. Produk tersebut dapat dimanfaatkan sebagai sumber pakan bagi ternak ruminansia dan diharapkan dapat membantu meningkatkan palatabilitas pakan.

Program “Demonstrasi Pembuatan Pakan Awetan/Silase dari Limbah Pertanian Organik” diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif bagi peternak Desa Cukilan dalam memanfaatkan limbah pertanian sekaligus menjaga ketersediaan pakan. Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh juga dapat diterapkan ketika bahan pakan segar lebih sulit diperoleh.