Desa Cukilan, 14 Agustus 2025 – Dalam upaya memperkuat tata kelola Bank Sampah Desa Cukilan, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro menyusun dan menyerahkan Pedoman Referensi Harga dan Klasifikasi Sampah Bernilai Ekonomi kepada Perangkat Desa Cukilan pada Jumat (14/8) di Balai Desa Cukilan, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang. Pedoman ini disusun sebagai acuan pengelolaan Bank Sampah agar lebih terarah melalui pemanfaatan data harga sampah hasil survei lapangan serta klasifikasi jenis sampah rumah tangga yang memiliki nilai ekonomi.
Program kerja multidisiplin ini dilaksanakan oleh Asyiari Arifatul Khikmah, mahasiswa Program Studi Akuntansi Perpajakan Universitas Diponegoro, sebagai respons terhadap kondisi pengelolaan sampah di Desa Cukilan yang masih menghadapi sejumlah tantangan. Salah satu tantangan yang dihadapi adalah fluktuasi harga beberapa jenis sampah bernilai ekonomi yang dipengaruhi oleh kondisi pasar, permintaan industri daur ulang, maupun faktor ekonomi lainnya. Di sisi lain, keterbatasan sumber daya manusia yang mengelola Bank Sampah di tingkat dusun menyebabkan proses pemilahan sampah belum berjalan optimal.
Penyusunan pedoman diawali dengan melakukan survei harga ke pengepul untuk memperoleh data harga berbagai jenis sampah yang memiliki nilai jual. Selanjutnya dilakukan identifikasi dan klasifikasi jenis sampah rumah tangga yang memiliki nilai ekonomi. Seluruh data tersebut kemudian disusun menjadi Buku Pedoman Pengelolaan Sampah yang memuat tentang klasifikasi sampah serta daftar acuan nilai ekonomis sampah rumah tangga. Buku pedoman ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi perangkat desa maupun pengelola Bank Sampah dalam menentukan klasifikasi sampah dan kisaran nilai jualnya secara lebih terstruktur.
Sebagai bentuk implementasi program, buku pedoman tersebut diserahkan secara langsung kepada Kepala Desa Cukilan untuk dimanfaatkan sebagai acuan dalam pengelolaan Bank Sampah Desa Cukilan. Selain itu, mahasiswa KKN juga menyerahkan poster infografis klasifikasi sampah berdasarkan nilai ekonomi yang dipasang di Balai Desa dan diberikan kepada Karang Taruna sebagai media edukasi berkelanjutan. Melalui media tersebut, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya memilah sampah berdasarkan jenis dan nilai ekonominya, sementara daftar referensi harga diharapkan dapat diperbarui secara berkala agar tetap selaras dengan perkembangan harga di lapangan.
Kepala Desa Cukilan, Bapak Rozikin, menyampaikan apresiasi atas penyusunan pedoman tersebut. Menurut beliau, keberadaan daftar referensi harga dan klasifikasi sampah dapat menjadi panduan bagi perangkat desa maupun pengelola Bank Sampah dalam meningkatkan kualitas pengelolaan sampah sekaligus mendorong masyarakat untuk lebih memahami pentingnya pemilahan sampah berdasarkan jenis dan nilai ekonominya.
Melalui program kerja ini, Asyiari Arifatul Khikmah berhasil menghasilkan Pedoman Referensi Harga dan Klasifikasi Sampah Bernilai Ekonomi beserta poster infografis klasifikasi sampah berdasarkan nilai ekonomi sebagai kontribusi nyata bagi Perangkat Desa Cukilan dalam mendukung pengelolaan Bank Sampah. Kedua luaran tersebut diharapkan mampu mendukung pengelolaan Bank Sampah yang lebih sistematis sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memilah sampah sejak dari sumbernya. Program ini juga berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Quality Education (Pendidikan Berkualitas) karena pedoman dan poster infografis berfungsi sebagai media edukasi mengenai klasifikasi, nilai ekonomi, dan pemilahan sampah, SDG 11: Sustainable Cities and Communities (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan) melalui penguatan pengelolaan Bank Sampah yang lebih sistematis sehingga mendukung terciptanya lingkungan desa yang lebih bersih dan tertata, serta SDG 12: Responsible Consumption and Production (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) karena mendorong masyarakat memahami klasifikasi dan nilai ekonomi sampah serta melakukan pemilahan dan pengelolaan sampah dengan lebih tepat.