Desa Cukilan, 23 Juli 2026 — Mahasiswa KKN-T 80 Cukilan Universitas Diponegoro, salah satunya Angelia Dhara Ayu dari Program Studi Akuntansi, melaksanakan program kerja “Pelatihan Penyusunan Anggaran Operasional Bank Sampah Desa Cukilan” pada Kamis, 23 Juli 2026. Kegiatan yang berlangsung di Joglo Banjaran Cengklik, Desa Cukilan, ini ditujukan kepada masyarakat Desa Cukilan sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam mengelola anggaran operasional Bank Sampah secara tertib, transparan, dan berkelanjutan.
Program kerja ini dilaksanakan sebagai bentuk penerapan ilmu akuntansi yang diperoleh mahasiswa selama perkuliahan ke dalam kehidupan masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, Angelia Dhara Ayu bersama masyarakat Desa Cukilan berupaya membangun pemahaman mengenai pentingnya perencanaan anggaran dalam mendukung keberlangsungan operasional Bank Sampah.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa memberikan edukasi mengenai konsep dasar anggaran operasional, identifikasi kebutuhan biaya, pengelompokan pemasukan dan pengeluaran, hingga penyusunan anggaran sederhana yang dapat diterapkan dalam kegiatan Bank Sampah. Masyarakat juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya pencatatan dan perencanaan keuangan secara sistematis agar setiap kegiatan operasional dapat dilakukan secara lebih terarah dan dapat dipertanggungjawabkan.
Menurut Angelia Dhara Ayu, penyusunan anggaran memiliki peran penting dalam mendukung pengelolaan Bank Sampah yang lebih terarah. Anggaran dapat menjadi dasar bagi pengurus untuk memperkirakan kebutuhan biaya, mengelola sumber penerimaan, mengendalikan pengeluaran, serta memastikan penggunaan dana dapat dipertanggungjawabkan.
“Melalui pelatihan ini, kami berharap masyarakat dan pengurus Bank Sampah dapat memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya perencanaan keuangan. Anggaran yang disusun secara sederhana dan sistematis diharapkan dapat membantu Bank Sampah menjalankan kegiatan operasionalnya secara lebih efektif dan berkelanjutan,” ujar Angelia Dhara Ayu, mahasiswa KKN-T 80 Cukilan Program Studi Akuntansi Universitas Diponegoro.
Pelaksanaan program ini juga menjadi bentuk penerapan ilmu akuntansi yang diperoleh mahasiswa selama perkuliahan ke dalam kehidupan masyarakat. Mahasiswa tidak hanya berperan sebagai pemberi materi, tetapi juga sebagai fasilitator yang membantu masyarakat menemukan bentuk pengelolaan anggaran yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan Bank Sampah Desa Cukilan.
Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan semakin memahami bahwa pengelolaan sampah tidak hanya berkaitan dengan aspek lingkungan, tetapi juga membutuhkan tata kelola organisasi dan keuangan yang baik. Pengelolaan anggaran yang terencana dapat mendukung keberlangsungan operasional Bank Sampah sekaligus meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana.
Program Pelatihan Penyusunan Anggaran Operasional Bank Sampah Desa Cukilan selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab (Responsible Consumption and Production), khususnya dalam mendukung pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan. Program ini juga berkontribusi terhadap SDG 11: Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan (Sustainable Cities and Communities) melalui upaya mendorong terciptanya lingkungan permukiman yang lebih bersih dan berkelanjutan.
Melalui sinergi antara mahasiswa dan masyarakat, kegiatan ini diharapkan tidak berhenti pada pelaksanaan pelatihan semata, tetapi dapat menjadi langkah awal dalam membangun tata kelola Bank Sampah Desa Cukilan yang lebih terencana, transparan, dan berkelanjutan. Dengan pengelolaan yang semakin baik, Bank Sampah diharapkan mampu memberikan manfaat lingkungan sekaligus manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat Desa Cukilan.