Kabupaten Semarang, 23 Juli 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro, Purih Amukti Arif Wicaksono Program Studi Hukum melaksanakan kegiatan Pendampingan Penguatan Bank Sampah yang bertempat di Joglo Dusun Banjaran Cengklik pada Kamis, 23 Juli 2026. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya mahasiswa KKN dalam mendukung penguatan pengelolaan Bank Sampah melalui peningkatan pemahaman mengenai tata kelola yang baik dan berkelanjutan.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai respons terhadap kebutuhan penguatan tata kelola Bank Sampah, khususnya dalam aspek kelembagaan, pelaksanaan kegiatan, serta pengelolaan Bank Sampah yang terarah dan berkelanjutan. Kegiatan ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) khususnya SDGs 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan) melalui upaya mewujudkan lingkungan permukiman yang lebih bersih dan berkelanjutan, serta SDGs 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) melalui penerapan pengelolaan dan pemilahan sampah secara bertanggung jawab. Selain itu, kegiatan ini mendukung SDGs 13 (Penanganan Perubahan Iklim) melalui pengurangan sampah yang berpotensi mencemari lingkungan dan mendorong pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan. Melalui kegiatan edukasi dan pendampingan, mahasiswa KKN memberikan pemahaman kepada pengelola dan masyarakat mengenai pentingnya tata kelola Bank Sampah yang sesuai dengan kebutuhan serta kondisi di tingkat desa.
Dengan menyasar karang taruna, ibu-ibu pkk, dan perangkat desa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai evaluasi tata kelola Bank Sampah sekaligus mendorong adanya perbaikan dalam pelaksanaan kegiatan Bank Sampah. Evaluasi dilakukan untuk mengetahui kondisi pelaksanaan Bank Sampah, mengidentifikasi berbagai permasalahan yang masih dihadapi, serta merumuskan rekomendasi yang dapat mendukung keberlanjutan pengelolaan Bank Sampah.
Perangkat Desa Cukilan, Rakadani Faturahman Putra Assri merespon dengan baik program ini. “Saya melihat program ini adalah langkah yang baik, tentunya desa cukilan terbuka akan masukan mengenai tata kelola Bank Sampah agar Bank Sampah di Desa Cukilan menjadi lebih bauk” ujarnya.
Pelaksanaan kegiatan diawali dengan edukasi mengenai tata kelola Bank Sampah yang baik, kemudian dilanjutkan dengan pembahasan mengenai aspek-aspek yang perlu diperhatikan dalam pengelolaan Bank Sampah. Mahasiswa KKN juga melakukan pendampingan dalam proses identifikasi kondisi dan permasalahan yang terdapat dalam pelaksanaan Bank Sampah.
Dari kegiatan pendampingan tersebut, mahasiswa KKN menghasilkan Laporan Analisis dan Evaluasi Pelaksanaan Bank Sampah yang kemudian diserahkan kepada Kepala Desa Cukilan. Laporan tersebut memuat hasil identifikasi dan evaluasi terhadap pelaksanaan Bank Sampah serta rekomendasi yang dapat menjadi bahan pertimbangan dalam melakukan penguatan tata kelola dan meningkatkan keberlanjutan Bank Sampah di tingkat desa.