Kembali ke halaman berita
Berita

Perkuat Pengelolaan Keuangan UMKM, Mahasiswa KKN-T UNDIP Dorong Penerapan Pembukuan Digital Sederhana

Penanggung Jawab: Kepala Desa · Editor: Sekretaris Desa · 16 Agustus 2026, 07:29 WIB · 3 menit baca
Bagikan: WhatsApp X (Twitter)

Desa Cukilan, 2 & 13 Agustus 2026 – Pencatatan keuangan yang belum dilakukan secara rutin dapat menyulitkan pelaku UMKM dalam mengetahui kondisi keuangan dan hasil usahanya. Berangkat dari kondisi tersebut, mahasiswa KKN-T Universitas Diponegoro, Asyiari Arifatul Khikmah dari Program Studi Akuntansi Perpajakan, melaksanakan program Pembukuan Sederhana bagi UMKM Keripik Talas Bu Mul dan UMKM Keripik Adhi Candra di Desa Cukilan. Program ini dilaksanakan melalui edukasi dan pendampingan penggunaan pembukuan digital berbasis Microsoft Excel sebagai sarana pencatatan keuangan yang sederhana dan mudah diterapkan.

Kegiatan diawali dengan pemberian pemahaman kepada pelaku UMKM mengenai pentingnya pembukuan dalam mendukung pengelolaan usaha. Pelaku usaha diberikan pemahaman bahwa pencatatan yang dilakukan secara rutin dapat membantu mengetahui pemasukan dan pengeluaran, menghitung hasil usaha, serta memantau perkembangan usaha secara lebih terukur.

Edukasi kemudian dilanjutkan dengan pelatihan dan pendampingan pengisian buku kas umum untuk mencatat pemasukan dan pengeluaran serta laporan laba rugi untuk mengetahui hasil usaha. Pendampingan dilakukan secara langsung dengan menyesuaikan pencatatan pada transaksi yang berlangsung dalam kegiatan usaha masing-masing UMKM. Dengan demikian, pelaku usaha tidak hanya memperoleh format pembukuan, tetapi juga memahami cara menggunakannya dalam aktivitas usaha sehari-hari.

Pemanfaatan Microsoft Excel diperkenalkan sebagai alternatif pencatatan keuangan secara digital yang dapat membantu pelaku usaha menyimpan dan mengelola transaksi secara lebih teratur. Selain keterampilan teknis, pelaku UMKM juga diarahkan untuk memahami informasi yang tercatat dalam pembukuan sebagai dasar dalam memantau kondisi usaha dan mengevaluasi kegiatan usahanya secara berkala.

Dari pelaksanaan program tersebut, UMKM Keripik Talas Bu Mul dan UMKM Keripik Adhi Candra memperoleh template pembukuan digital berbasis Microsoft Excel yang mencakup buku kas umum dan laporan laba rugi. Pelaku UMKM juga memperoleh pemahaman mengenai pentingnya pencatatan keuangan secara rutin serta kemampuan untuk menggunakan format pembukuan secara mandiri dan berkelanjutan.

Sebagai media pendukung, turut dihasilkan leaflet edukasi pembukuan sederhana bagi UMKM yang memuat pengertian, manfaat, dan pentingnya pencatatan keuangan. Luaran tersebut dapat dimanfaatkan sebagai media informasi untuk memperkuat pemahaman pelaku usaha mengenai pembukuan serta mendorong penerapannya secara konsisten.

Dengan adanya pembukuan digital tersebut, kedua UMKM binaan memiliki sarana pencatatan yang dapat digunakan untuk memantau arus kas, mengetahui hasil usaha, dan mengendalikan pengeluaran. Pencatatan yang lebih tertib juga diharapkan dapat memberikan dasar informasi yang lebih jelas bagi pelaku usaha dalam menentukan langkah pengembangan usahanya.

Program ini berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Quality Education (Pendidikan Berkualitas) melalui edukasi dan pendampingan yang meningkatkan pengetahuan serta keterampilan pelaku UMKM dalam melakukan pencatatan dan pengelolaan keuangan secara mandiri. Program ini juga mendukung SDG 8: Decent Work and Economic Growth (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui peningkatan kapasitas pelaku UMKM dalam mengelola keuangan usaha secara lebih tertib dan terstruktur, sehingga dapat mendukung keberlanjutan dan perkembangan kegiatan ekonomi masyarakat Desa Cukilan.

Kehadiran program ini di tengah pelaku UMKM Desa Cukilan menjadi salah satu bentuk pendampingan mahasiswa KKN-T kepada pelaku UMKM dalam pengelolaan keuangan usaha. Melalui pembukuan digital yang sederhana, UMKM Keripik Talas Bu Mul dan UMKM Keripik Adhi Candra kini memiliki sarana pencatatan keuangan yang lebih praktis untuk mencatat transaksi dan memantau kondisi keuangan usahanya.