Kembali ke halaman berita
Berita

Permudah Pencatatan, KKN UNDIP Rancang Excel Penimbangan Sampah

Penanggung Jawab: Kepala Desa · Editor: Sekretaris Desa · 17 Agustus 2026, 17:18 WIB · 3 menit baca
Bagikan: WhatsApp X (Twitter)
Penyerahan Template Buku Timbang dalam Format Excel dan Panduan Pengisiannya kepada Kepala Desa Cukilan (Sumber: Dokumentasi Pribadi)

Penyerahan Template Buku Timbang dalam Format Excel dan Panduan Pengisiannya kepada Kepala Desa Cukilan (Sumber: Dokumentasi Pribadi)

 

Desa Cukilan, 14 Agustus 2026 – Selama ini, petugas penimbangan Bank Sampah Desa Cukilan mencatat berat sampah hanya mengandalkan kertas seadanya tanpa format baku. Akibatnya, pencatatan kerap tidak tertib, data keuangan sulit dilacak, dan laporan operasional sering terlambat. Kondisi tersebut mendorong Khansa Adzra’ Hamidah, mahasiswa Akuntansi Universitas Diponegoro angkatan 2023, untuk merancang Sistem Administrasi Penimbangan Sampah Bank Sampah Desa Cukilan berupa format buku timbang berbasis Microsoft Excel yang dilengkapi panduan pengisian. Program ini menjadi salah satu luaran dalam rangkaian multidisiplin KKN Tematik UNDIP bertema Penguatan Sistem Operasional, Insentif, dan Monitoring Bank Sampah Berkelanjutan. Penyerahan format Excel dan panduan berlangsung pada Jum’at, 14 Agustus 2026, bertempat di Balai Desa Cukilan, dan diterima langsung oleh Kepala Desa serta Sekretaris Desa Cukilan untuk selanjutnya disalurkan kepada pengurus Bank Sampah.

Minimnya sistem pencatatan yang tertib di Bank Sampah Desa Cukilan selama ini menjadi persoalan yang terus berulang. Berdasarkan diskusi antara mahasiswa KKN dengan para pengurus yang berlangsung pada pekan-pekan sebelum penyerahan, terungkap bahwa petugas selama ini mencatat berat sampah secara manual di kertas biasa tanpa standar yang jelas. Tidak ada kolom baku untuk mencatat jenis sampah, berat per jenis, harga per kilogram, maupun total pemasukan. Kondisi ini menyulitkan pengurus dalam menyusun laporan keuangan, menghitung omzet harian, bahkan melacak arus sampah yang masuk dan keluar. Menanggapi temuan tersebut, pendekatan digitalisasi sederhana diperkenalkan melalui pemanfaatan Microsoft Excel sebagai alat bantu pencatatan. Sebagai mahasiswa Akuntansi, Khansa merancang format buku timbang yang dilengkapi dengan rumus perhitungan otomatis, sehingga petugas hanya perlu memasukkan data berat per jenis sampah dan format akan menghitung total secara otomatis.

Proses penyusunan format dan panduan dilakukan melalui beberapa tahapan, dimulai dari identifikasi kebutuhan petugas di lapangan, perancangan format Excel, penyusunan panduan pengisian yang berisi tata cara, rumus perhitungan otomatis, hingga contoh pengisian. Setelah melalui validasi bersama mitra, format Excel dan panduan difinalisasi sebagai salah satu luaran program multidisiplin. Luaran konkret yang dihasilkan meliputi satu file format buku timbang Excel dan satu dokumen panduan pengisian yang siap digunakan oleh petugas penimbangan. Kehadiran format ini diharapkan mampu menjadikan pencatatan lebih sederhana, tertib, dan akurat, sekaligus mendukung administrasi operasional Bank Sampah secara berkelanjutan. Program ini sejalan dengan upaya pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui pengelolaan sampah yang terdata dengan baik serta SDG 11: Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan melalui pengelolaan sampah yang lebih profesional dan transparan.

Keterbatasan waktu pelaksanaan KKN menjadi kendala utama karena sosialisasi dan pendampingan penggunaan format Excel belum dapat dilakukan secara menyeluruh kepada seluruh petugas penimbangan. Pelatihan teknis dan simulasi langsung belum sempat dilakukan. Meskipun demikian, sebagai tindak lanjut, format buku timbang Excel dan panduan pengisian secara resmi diserahkan kepada Pemerintah Desa Cukilan di Balai Desa. Pemerintah Desa menyambut baik dan berencana menyalurkan format tersebut kepada Pengurus Bank Sampah untuk dijadikan pedoman pencatatan operasional. Dengan adanya sistem administrasi ini, pengelolaan sampah di Desa Cukilan diharapkan semakin profesional dan tertata, mulai dari pencatatan di tingkat petugas hingga pelaporan ke pengurus dan pemerintah desa, sebagai bagian dari upaya mewujudkan pengelolaan sampah yang akuntabel dan berkelanjutan.