Kembali ke halaman berita
Berita

Smart Financial Defense: Mahasiswa KKN-T UNDIP Latih Transaksi Aman

Penanggung Jawab: Kepala Desa · Editor: Sekretaris Desa · 18 Agustus 2026, 20:16 WIB · 3 menit baca
Bagikan: WhatsApp X (Twitter)

CUKILAN, 29 Juli 2026 --- Dalam upaya meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap kejahatan finansial sekaligus mendorong pemanfaatan modal usaha yang sehat, mahasiswa KKN-T Tim 80 Universitas Diponegoro menyelenggarakan program edukasi bertajuk "Smart Financial Defense: Edukasi Keamanan Transaksi Digital dan Pemilihan Sumber Modal Usaha yang Sehat bagi Masyarakat Desa Cukilan." 

Kegiatan yang diinisiasi oleh Fadhila Ishma, mahasiswa Program Studi Akuntansi Universitas Diponegoro, ini berlangsung pada Rabu, 29 Juli 2026, berlokasi di Rumah Kepala Dusun Banjaran Gunung. Sosialisasi tersebut dihadiri oleh ibu-ibu Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Dusun Banjaran Gunung yang juga aktif dalam pengelolaan usaha keluarga dan UMKM lokal.  

Program edukasi ini dirancang untuk menjawab tantangan maraknya penipuan berbasis digital yang kian meresahkan masyarakat desa. Perkembangan teknologi finansial di satu sisi memberikan kemudahan, namun di sisi lain membawa risiko seperti jeratan pinjaman online (pinjol) ilegal, investasi bodong, hingga modus pencurian data pribadi (phishing).  

Guna memberikan pemahaman yang menyeluruh dan mendalam, penyampaian materi dilakukan secara interaktif dengan membandingkan ciri-ciri skema pembiayaan ilegal dan lembaga keuangan resmi. Peserta diajak mengenal berbagai opsi permodalan yang aman dan berizin Otoritas Jasa Keuangan (OJK), seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) bank, koperasi resmi, serta Lembaga Keuangan Mikro (LKM). Selain itu, disampaikan pula langkah-langkah praktis dalam menjaga keamanan akun M-Banking dan E-Wallet agar terhindar dari modus manipulasi digital. 

Sosialisasi bersama Ibu-Ibu PKK (Sumber: Dokumentasi Pribadi)
Sosialisasi bersama Ibu-Ibu PKK (Sumber: Dokumentasi Pribadi)

Sebagai bentuk keberlanjutan edukasi, kegiatan ini dilengkapi dengan pembagian pamflet dan lembar panduan singkat. Media informasi tersebut memuat direktori kontak pengaduan OJK serta tips keamanan transaksi digital yang dapat disimpan dan dijadikan acuan mandiri oleh warga maupun pelaku usaha di Dusun Banjaran Gunung.  

Suasana sosialisasi berjalan dinamis dengan partisipasi aktif peserta pada sesi diskusi. Ibu-ibu PKK memanfaatkan momen tersebut untuk saling berbagi cerita serta berkonsultasi mengenai cara mengenali pesan mencurigakan dan memilih lembaga pembiayaan yang tepat bagi pengembangan usaha.  

Pelaksanaan program ini sekaligus menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa KKN-T Tim 80 UNDIP dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin ke-4 tentang Pendidikan Berkualitas (Quality Education) melalui penguatan literasi keuangan dan edukasi teknologi digital yang merata bagi masyarakat desa. Selain itu, program ini turut menyokong poin ke-8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi (Decent Work and Economic Growth) dengan mendorong terciptanya ekosistem usaha lokal yang tangguh, mandiri, serta terbebas dari jeratan skema pembiayaan ilegal.  

Melalui sinergi edukasi ini, masyarakat Desa Cukilan diharapkan dapat makin bijak, aman, dan percaya diri dalam mengelola keuangan keluarga serta mengembangkan potensi ekonomi desa secara berkelanjutan.